Cart
There are no products in your Cart.
Special Cart
There are no products in your Special Cart.
04/09/2017

Kenalan dengan AHA & BHA, Dua Jagoan untuk Eksfoliasi Kulit

Dua kandungan dalam produk skin care ini pasti sudah tidak asing lagi. Dari brand lokal, Korea, Jepang, western brands, high end brands sampai indie brands juga banyak menggunakan AHA dan BHA dalam produk perawatan kulit wajah mereka. Rekomendasi produknya juga banyak banget, dari yang harganya berkisar dari 100 rb-an sampai 1 juta rupiah juga ada. Buat yang baru terjun dalam dunia skin care atau baru pertama mau beli produk yang mengandung AHA & BHA pasti merasa  a lil bit overwhelmed, bingung bedanya apa, trus pakainya bagaimana, harus pakai satu saja atau dua-duanya kah, mana yang cocok untuk kulit oily atau kulit kering dll. Nah, supaya nggak bingung, kita belajar bareng membahas duo  AHA & BHA, yuk.

 

Kenapa kulit kita membutuhkan AHA & BHA?

 

Karena kulit kita butuh eksfoliasi. Memang kulit kita bisa mengelupas secara alami tiap harinya dan memproduksi sel kulit baru untuk menggantikan sel kulit lama. Tetapi sayangnya, terkadang proses pengelupasan kulit secara alami ini tidak dapat melepaskan sel kulit mati secara tuntas, prosesnya menjadi lambat atau bahkan berhenti sama sekali. Hal ini bisa disebabkan karena kerusakan akibat sinar matahari, kulit yang terlalu dry atau oily,penuaan dan pori-pori kulit yang tersumbat. Ketika hal itu terjadi, sel kulit mati jadi menumpuk sehingga menghalang sel kulit baru untuk menggantikannya, ini yang membuat kulit menjadi kusam, kering atau sampai flaky, pori-pori makin membesar dan tersumbat, warna kulit yang tidak merata, komedo, jerawatan, bahkan mudah untuk muncul wrinkles.

 

Nah, karena itulah kita membutuhkan AHA & BHA. Jadi, AHA (Alpha Hydroxy Acid) & BHA (Beta Hydroxy Acid) ini merupakan kandungan senyawa kimia yang banyak digunakan pada produk kecantikan untuk membantu eksfoliasi kulit, mengangkat sel kulit mati yang tidak sehat, sehingga kita bisa mendapatkan kulit yang lebih bersih, halus, tidak mudah jerawatan, pori-pori tidak mudah tersumbat sehingga komedo jarang muncul dan tentunya kulit terlihat lebih radiant dan sehat.

 

Apa perbedaan AHA & BHA?

 

Sederhanya, mereka memiliki struktrur komponen yang berbeda. AHA itu water soluble (larut dalam air) dan BHA lebih ke oil soluble (larut dalam minyak).  Karena itu AHA lebih bekerja pada permukaan kulit yang paling luar sementara BHA bisa masuk sampai ke dalam pori-pori kulit.

 

AHA direkomendasikan untuk kalian yang memiliki kulit normal atau kering, kulit rusak akibat radiasi sinar UV, kulit kusam, dan aging skin. AHA adalah asam yang berasal dari zat alami seperti gula tebu, susu asam, apel, anggur dan lainnya. Berkat kandungannya, AHA memiliki beberapa jenis  seperti Glycolic Acid (berasal dari gula tebu), Lactic Acid (susu asam), Malic Acid (apel/pear/ceri), Citric Acid (citrus), Tartaric Acid (anggur). AHA bekerja dengan cara melemahkan atau membuat melting “lem” yang tadinya mengikat sel kulit mati ke permukaan kulit sehingga mereka bisa lepas dan digantikan dengan sel kulit baru,  kulit menjadi lebih cerah dan halus, tidak kusam dan tidak membuat kulit terasa kering dan juga bisa membantu menambahkan kadar air pada kulit.  

 

Sementara itu BHA lebih cocok untuk kalian yang kulit berminyak dan yang memiliki masalah dengan pori-pori tersumbat dan membesar, komedo hitam, komedo putih dan jerawat. Bedanya lagi dengan AHA yang kandungannya banyak, BHA hanya memiliki satu kandungan kimia yaitu Salicylic Acid (berasal dari Willow Bark) kandungan yang sangat terkenal untuk mengobati kulit berjerawat. Karena BHA larut dalam minyak, membuatnya mudah untuk mempenetrasi sampai ke dalam pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan kotoran sehingga BHA bisa deep cleansing pori-pori kulit. Selain itu BHA juga memiliki kandungan yang bagus untuk anti-inflamasi dan anti-bakteri, jadi cocok juga untuk menenangkan kulit yang sedang bermasalah atau peradangan kulit.

 

Bisakah kita memakai keduanya?

 

Bisa. AHA & BHA bisa digunakan secara bersamaan tapi untuk menghindari over exfoliation, lebih disarankan untuk digunakaan pada waktu yang berbeda. Misalnya BHA pada pagi hari dan AHA pada malam hari. Kembali kepada referensi kebutuhan masing-masing saja. Yang pasti  mau AHA atau BHA yang dipakai saat pagi hari, jangan pernah lupa untuk memakai suncreen (lebih baik menggunakan spf diatas 20-30). Karena saat kulit kita menggunakan produk yang mengandung acid, terutama AHA, kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

 

Selain itu perhatikan konsentrat produknya, karena ada batas aman dan supaya tahu mana yang acidnya lebih efektif. Produk dengan konsentrat AHA sebesar 5 – 10% dinilai paling efektif. Untuk penggunaan AHA harian, sebaiknya pilih produk dengan konsentrasi AHA sebesar maksimalnya 2%, sementara untuk eksfoliasi kimiawi untuk mingguan bisa menggunakan AHA 5% atau 7%. Sementara itu BHA dengan konsentrasi 1% sampai dengan 4% sudah dinilai paling efektif, jadi nggak perlu memakai konsentrat yang lebih tinggi lagi. Untuk BHA harian sebaiknya pilih yang 1-2% sementara untuk mingguan bisa menggunakan serum yang mengandung konsentrat BHA yang lebih tinggi dari harian atau yang gabungan AHA dan BHA.

 

Untuk pemula, saya merekomendasikan untuk menggunakan produk dengan konsentrat yang paling rendah, misal AHA 2% dan BHA 1% dan memakainya 1 hari 1x dalam 1 minggu. Bila kulitmu sensitif, bisa coba 2 hari 1x dalam 1 minggu atau 1 minggu 1x supaya kulit tidak kaget dan bisa beradaptasi dengan acid. Bila lewat dari 1 minggu respon kulit membaik, bisa ditingkatkan menjadi setiap hari atau 1 hari 2x pakai (pagi dan malam). Kalau dalam 2- 3 bulan kondisi kulit makin membaik, bisa menggunakan produk dengan konsetrasi yang lebih tinggi dari sebelumnya.

 

Bagaimana cara menggunakan AHA & BHA?

 

- Gunakan 1 produk AHA atau BHA setelah mencuci muka dan memakai toner.

Untuk AHA, pastikan pH cleanser dan toner tidak terlalu tinggi dan tidak rendah juga, karena AHA baru bisa bekerja efektif saat kondisi  pH kulit antara 3 sampai 4, sedangkan pada pH di atas 4.5, kandungan tersebut dinilai tidak bekerja efektif. Atau setelah mencuci muka dan memakai  toner, biarkan wajah kering terlebih dahulu sebelum menggunakan produk dengan konsentrasi AHA tinggi. Pastikan juga produk AHA tersebut pH berkisar antara 3 – 4. Sedangkan produk dengan kandungan BHA direkomendasikan yang memiliki pH di angka 3. Beda dengan AHA, kamu bisa langsung menggunakan BHA setelah toner tanpa perlu ada jeda sekian menit.

 

- Aplikasikan ke seluruh kulit muka dan leher, tetapi jauhi area kulit bagian kelopak mata dan area pas dibawah mata.

 

- Setelah AHA/BHA meresap, lanjutkan dengan produk skin care lainnya (serum, moisturizer, sunscreen dll).

Oh ya, khusus untuk BHA, karena acid ini memiliki tendensi untuk membuat kulit kering, pastikan menggunakan produk yang benar-benar bisa melembapkan atau hidrasi kulit dengan baik.

 

- Bila sedang dalam perawatan dokter kulit, tapi masih penasaran mau coba AHA atau BHA, sebaiknya tahan dulu, jangan belanja dulu hehe. Konsultasi dulu ke dokter, share ingredient list produk eksfoliasi kimiawi yang kamu mau beli ke dokter, biar bisa dicek cocok atau tidak dengan kondisi kulit dan produk skin care dari dokter tersebut.

 

- Terakhir, jangan lupa baca doa biar produknya sukses, hehe.

 

 

Rekomendasi  Produk

 

AHA

 

COSRX AHA 7 Whitehead Power Liquid

cosrx

 

 

PIXI Glow Tonic

tonic

 

 

The Ordinary Lactic Acid 10% + HA 2%

ordinary

 

 

BHA

 

COSRX Natural BHA Skin Returning A-Sol

bha

 

The Ordinary Salicylic Acid 2% Solution

bha

 

 

 

 

Related Article